
Sebetulnya budaya indonesia dalam hal ini adalah tempat-tempat yang merupakan peninggalan zaman dahulu tidak kalah banyak seperti yang berada diluar negeri seperti perancis,spanyol yang dikenal sebagai negeri budaya. mungkin salah satu penyebab adalah sifat kebanyakan masyarakat kita adalah kurang menghargai atau kurangnya rasa budaya tidak seperti orang-orang barat yang betul -betul melestarikan, menjaga apa yang mereka anggap mempunyai nilai sejarah.
mengambil contoh semakin berkembangnya zaman khususnya kota di indonesia maka semakin ditinggalkannya apa yang disebut tempat bersejarah. tempat atau gedung tua yang sebetulnya harus dijaga dan dilestarikan malah semakin dipinggirkan bahkan dihancurkan untuk dibangun gedung-gedung perkantoran atau mal yang lebih bagus. padahal sebetulnya nilai dari gedung/tempat kuno tersebut memiliki nilai yang tinggi dan bersejarah. sayang sekali pemerintah khususnya pemkot atau pemda kurang memiliki rasa budaya yang tinggi sehingga bila wilayah-wilayah mereka yang didalamnya memiliki tempat/gedung itu malah gelap mata jika ada konsultan yang menyodorkan rancangan pembangunan disertai sogokan agar proyek mereka gol.dan kemudian tempat peninggalan zaman dahulu terkena imbas pembangunan proyek , dan mau tak mau akan dihancurkan tanpa menyadari betapa berharganya tempat tersebut jika dilihat dari aspek budayanya.
sudah diketahui bersama bahwa cagar budaya yang kita miliki seperti candi borobudur,prambanan dan beberapa yang lainnya dikatakan bisa dihitung dengan jari yang terdapat di indonesia. malah mungkin satu demi satu akan hilang ditelan zaman, abad.

